"Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia." Pernyataan Presiden Soekarno ini sepertinya menjadi inspirasi bagi warga RT 7 RW 8, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara. Di tengah anggapan bahwa pengurus RT biasanya diisi oleh orang tua, RT 7 justru memilih anak muda untuk menjadi pemimpin lingkungannya.
Sahdan Arya Maulana (19 tahun) menjadi Ketua RT, didampingi oleh Vemmas Wahyu Rianto (20 tahun) sebagai Sekretaris dan Riski Saputra (21 tahun) sebagai Bendahara. Ketiga remaja ini berhasil membuat gebrakan yang signifikan sejak mereka mulai menjabat.
Perubahan Signifikan di RT 7
Sahdan, yang ditemui di kediamannya, mengungkapkan bahwa dia memutuskan untuk maju sebagai Ketua RT karena ingin memberikan manfaat bagi lingkungan tempatnya dilahirkan. Selain itu, Sahdan juga memiliki cita-cita untuk menjadi Gubernur Jakarta di masa depan.
"Kami teman dari kecil semua. 20 tahun di sini, kita tergerak buat mengabdi dan bermanfaat buat wilayah kita sendiri," ungkap Sahdan.
Menurut Sahdan, banyak permasalahan di wilayahnya yang belum diperbaiki, seperti kondisi jalan dan keamanan. Namun, sejak dia menjabat, perbaikan kondisi jalan dan penambahan CCTV telah dilakukan.
Gebrakan Tanpa Dana Pemerintah
Sahdan menyebutkan bahwa dana untuk perbaikan jalan berasal dari kantong pribadi pengurus, donatur, hingga biaya operasional yang diterimanya sebagai Ketua RT. Dia mengaku bersyukur niat baiknya disambut baik oleh warga.
"Sama sekali tidak ada bantuan atau dorongan dari pemerintah. Sampai lurahnya aja nanya, RT 7 ini dananya dari mana? Baru dua bulan jadi RT kok udah bisa ngecor. Lurahnya juga kaget sama kita," kata Sahdan.
Program ke Depan
Sahdan sudah menyiapkan sejumlah program untuk menyambut hari kemerdekaan, bulan Ramadan, hingga Idul Adha. Dia juga menitipkan pesan kepada pemuda lainnya di Jakarta untuk memberikan manfaat bagi lingkungannya.
"Marilah kita menjadi manusia yang bermanfaat bagi warga dan manusia juga, karena kalau enggak dari muda kapan lagi kita menjadi orang yang baik dan bermanfaat? Setop tawuran," ajak Sahdan.
Dukungan dari Rekan
Sementara itu, Riski mengaku akan terus mendukung Sahdan selama lima tahun menjabat sebagai Ketua RT. Sebagai teman sejak kecil, Riski siap menyumbangkan tenaga dan pikiran demi kelancaran Sahdan dalam bertugas.
"Sebelum dia mencalonkan sebagai pemimpin, saya bilang 'saya siap backup dari belakang' dan membantu dia dari tenaga dan keuangan ataupun pikiran. Jadi saya support dia," ujar Riski.
Dengan kepemimpinan Sahdan dan tim, RT 7 RW 8 Kelurahan Rawa Badak Selatan membuktikan bahwa anak muda pun dapat membuat perubahan besar di lingkungannya [1].