Integrasi GoTo Diklaim Mampu Stabilkan Pendapatan Mitra
Temuan dari riset LPEM FEB UI juga menyebut GoTo dapat memperluas kesempatan orang-orang yang berbeda latar belakang untuk meningkatkan kualitas hidup.
Berdasarkan survei, motivitasi para mitra bergabung ke perusahaan adalah karena ingin memiliki pendapatan yang lebih layak dan jam kerja yang lebih fleksibel.
Adapun jawaban survei yang paling banyak ditemukan antara lain, termotivasi untuk memiliki pendapatan yang lebih baik (72,39 persen), lebih mudah memulai bisnis (68,96 persen), melakukan diferensiasi konsumen (51,15 persen), punya jam kerja yang fleksibel (42,19 persen), dan seterusnya.
Tingginya motivasi mitra usaha ingin mendapat upah layak dipengaruhi oleh GoTo yang tidak mencantutkan syarat level pendidikan tertentu. Absennya standar tersebut dianggap Chaikal sebagai sesuatu yang baik dan dapat meningkatkan peluang masyarakat Indonesia memiliki pekerjaan.
“Tingkat pendidikan biasanya menjadi hambatan pertama bagi masyarakat dalam mendapatkan pekerjaan dan penghidupan. Platform GoTo yang tidak mensyaratkan level pendidikan tertentu, membuat semakin banyak masyarakat bisa berpartisipasi dalam ekonomi digital," jelas Chaikal.
"Masyarakat bisa mendapatkan akses pendapatan, tetapi dengan waktu yang fleksibel. Sifat inklusif dan rendah hambatan ini kemudian menimbulkan efek bola salju positif lainnya yaitu peningkatan inklusi keuangan,” tambahnya.
Di sisi lain, GoTo berambisi untuk mempercepat inklusi keuangan dan mendukung kesejahteraan mitra pengemudi dan bisnis lokal. Ambisi tersebut disebut dengan "Nol Hambatan" (Zero Barrier).
Menurut Tanah Sullivan selaku Head of Sustainability Grup GoTo, program Nol Hambatan yang dimaksud adalah mempermudah mitra pengemudi, mitra usaha, dan konsumen mengakses seluruh fitur yang ada di aplikasi Gojek dan Tokopedia. "Kami akan menghilangkan hambatan dan membuka peluang untuk mitra usaha, pengemudi, dan konsumen dalam mengakses setiap fitur di aplikasi Gojek dan Tokopedia," jelas Tanah. Sejauh ini, program yang sudah dijalankan adalah menguji coba akses pinjaman mikro, melakukan program literasi keuangan, dan mengembangkan sistem penilaian kredit guna meningkatkan akses mitra pengemudi ke pinjaman non-predatory.
Sementara itu, program untuk mitra pedagang sendiri adalah mengembangkan inisiatif hyperlocal untuk membantu pedagang mendapatkan order yang lebih banyak dari konsumen yang lokasinya lebih dekat. Guna mencapai misi tersebut, peran ekosistem digital di Indonesia sangat penting. Ekosistem digital yang baik memungkinkan mitra usaha meningkatkan kesetaraan peluang, kesempatan berkolaborasi, menumbuhkan ekonomi sehingga menghasilkan solusi berkelanjutan. "Hambatan yang semakin rendah akan menciptakan solusi yang berkelanjutan. Hal tersebut dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia," ujar tim peneliti LPEM FEB UI, Prani Sastiono. Survei LPEM FEB UI dilakukan pada Januari 2023 yang melibatkan 3.615 responden untuk mitra usaha (GoTo Financial dan GoFood), 1.496 responden untuk penjual Tokopedia, dan 3.814 responden untuk mitra pengemudi. Responden yang disurvei tersebar di seluruh provinsi, tetapi lebih berpusat pada Pulau Jawa dan wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi). Adapun Gojek dan Tokopedia resmi bergabung menjadi payung perusahaan bernama GoTo, pada Sementara itu, program untuk mitra pedagang sendiri adalah mengembangkan inisiatif hyperlocal untuk membantu pedagang mendapatkan order yang lebih banyak dari konsumen yang lokasinya lebih dekat. Guna mencapai misi tersebut, peran ekosistem digital di Indonesia sangat penting. Ekosistem digital yang baik memungkinkan mitra usaha meningkatkan kesetaraan peluang, kesempatan berkolaborasi, menumbuhkan ekonomi sehingga menghasilkan solusi berkelanjutan. "Hambatan yang semakin rendah akan menciptakan solusi yang berkelanjutan. Hal tersebut dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia," ujar tim peneliti LPEM FEB UI, Prani Sastiono. Survei LPEM FEB UI dilakukan pada Januari 2023 yang melibatkan 3.615 responden untuk mitra usaha (GoTo Financial dan GoFood), 1.496 responden untuk penjual Tokopedia, dan 3.814 responden untuk mitra pengemudi. Responden yang disurvei tersebar di seluruh provinsi, tetapi lebih berpusat pada Pulau Jawa dan wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi). Adapun Gojek dan Tokopedia resmi bergabung menjadi payung perusahaan bernama GoTo, pada 17 Mei 2021.
